Untung Besar dari Usaha Ternak Lele

Memulai usaha ternak lele tentu memerlukan beberapa persiapan yang wajib diketahui. Persiapan yang dimaksud adalah guna mendapatkan hasil ternak lele yang sesuai bahkan lebih besar daripada usaha lele lainnya. Tidak sedikit mereka yang gagal melakukan usaha ternak lele. Banyak dari mereka yang gagal karena minimnya pengetahuan tentang cara ternak lele yang baik mulai dari persiapan, pembenihan hingga saat panen. Untuk itu sebenarnya untung besar dariĀ usaha ternak lele bukanlah hal yang tidak mungkin. Namun sebelum memulai usaha ternak lele ini ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dan kita terapkan selama menjalankan usaha ternak lele ini.

usaha ternak lele untung besar

Cara Mendapatkan Untung Besar Ternak Lele

Persiapan kolam untuk budidaya lele

Tahapan awal untuk memulai usaha ternak lele tentunya adalah persiapan tempat untuk ternak ikan lele, lebih tepatnya persiapan kolam untuk pembudidayaan ikan lele. Setidaknya kalian sudah harus menyiapkan lahan yang kosong yang nantnya dapat dibangun kolam lele, ada banyak macam kolam yang dapat diaplikasikan pada ternak lele seperti kolam semen, kolam terpal, keramba, dan masih ada lagi. Dengan banyaknya jenis kolam yang ada, Anda dapat menggunakan jenis kolam mana yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan.

Pengeringan dan pengolahan tanah kolam

Setelah tanah kolam dibuat, sebelum digunakan harus dilakukan pengeringan dengan sinar matahari langsung sampai benar-benar kering. Tujuannya sendiri adalah untuk mematikan mikroorganisme pathogen negative yang akan menjadi sumber penyakit. Setidaknya proses ini memakan waktu satu minggu atau kurang jika pencahayaan matahari begitu terik, cirinya adalah tekstur yang retak-retak kemudian baru dilakukan pembajakan atau pencangkulan untuk permukaan tanah.

Pemupukan dan pengapuran kolam

Langkah selanjutnya adalah tahap pemberian kapur, jenis kapur yang digunakan umumnya adalah tohor atau kapur dolomit. Untuk pengapurannya sendiri dilakukan dengan penebaran secara merata ke seluruh permukaan kolam, kemudian dicangkul-vangkul agar kapur meresap ke dalam tanah. Untuk dosisnya sendiri sekitar 250-500 gra/m2. Fungsi dari pengapuran ini adalah untuk menyeimbangkan kadar keasaman kolam dan juga membasmi mikroorganisme yang akan merugikan nantinya seperti menimbulkan hama dan penyakit pada ikan lele. Jadi jika keasaman pada tanah terlalu tinggi, dosis untuk kapur ini tentunya lebih banyak.

Setelah dilakukan pengapuran, langkah selanjutnya adalah tahap pemuukan bagian dasar kolam. Tujuannya sendiri adalah untuk memberikan nutrisi bagi mikroorganisme/bakteri, cacing, dan plankton. Pemupukan ini dapat menggunakan pupuk organic berupa pupuk kompos atau kandang dengan campuran pupk an-organik seperti urea dan TSP. Untuk dosisnya sendiri, sekitar 250-500 gran/m2 untuk pupuk organic dan 30gram pupuk an-organik.

Pengaturan sumber daya air kolam

Setlah semua tahapan di atas dilakukan, saatnya melakukan pengisian air ke dalam kolam. idealnya ketinggian air berada pada kisaran 100-150 cm, untuk ternak ikan lele. Proses pengisian tidak bisa langsung si penuhi, namun ada tahapannnya yakni sepertiga dulu sekitar 50 cm kemudian tambah 30 cm dan yang terpenting kolam masih terkena paparan sinar matahari langsung. Tujuan dari pengisian berkala ini adalah agar yang berada pada kolam dapat berkembang dengan baik dan berfotosintesis, utamanya adalah fitoplankton yang dapat menjadi pakan alami bagi bibit lele.

Pemilihan dan Penebaran Benih Lele

Sebelum melakukan penebaran ikan lele, sebaiknya kita sendiri mengetahui karakter ikan lele. Berikut penulis uraikan.

  • Ikan lele lebih/ dapat hidup di lingkungan dengan suhu 20 derajat Celsius sampai 28 derajat celcius
  • Air kolam sebaiknya bukan dari hasil limbah pabrik/industry limbah pabrik
  • Ikan lele menyukai perairan yang tenang meskipun keruh dan sedikit kandungan oksigennya, namun bila air mulai jenuh dan bau, sebaiknya air segera diganti 50%-nya
  • Permukaan kolam sebaiknya tidak tertutup, namun bisa juga ditutup asalkan sirkulasi udara dan cahaya matahri masih bisa masuk.

Sebaiknya mengambil bibit lele kualitas terbaik, standarnya ambil bibit lele dengan ukuran 5-7 cm sehingga dengan waktu perawatan normal akan dihasilkan ikan lele ukuran konsumsi (3 bulan).

Pemilihan Pakan

Pilihlah pakan berkualitas yang ada di pasaran, pakan yang baik memiliki rasio jumlah pakan lebih kecil berbanding dengan rasio pertumbuhan daging.

Sumber bacaan: Sukses budidaya lele di lahan terbatas

loading...

Pencaharian:

  • ukm ternak lele (2)
  • kapur dolomit lele (1)
  • ternak lele tidak untung (1)
  • ukm ternak le (1)
  • usaha ternak 2017 (1)
Untung Besar dari Usaha Ternak Lele | Putro, S.Pd | 4.5