Sukses Menjadi Distributor Obat Pertanian

Kebutuhan lahan pertanian dan juga perkebunan terhadap ketersediaan obat pertanian lainnya cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Meskipun lahan pertanian di Indonesia mengalami penurunan akibat dari alih fungsi lahan. Namun, hal tersebut tidak mempengaruhi kelompok masyarakat petani dalam hal pertanian. Pertanian mereka cederung tidak mengalami perubahan mengingat obat pertanian yang di ciptakan semakin beragam. Hal tersebut tentunya memberikan dampat yang baik bagi para petani lainnya.

Jika dulu masyarakat pada umumnya hanya membeli obat atau pupuk untuk penyubur tanaman. Kini sekarang masyarkat mampu membeli kebutuhan obat pertanian yang beraneka ragam jenisnya, misalnya saja yaitu obat penyubur bunga, obat untuk pemberantas hama, dan obat untuk mematangkan buah agar cepat dapat panen hasilnya.

Ada beberapa cara yang mesti anda lakukan agar anda sukse menajdi distributor obat pertanian diantaranya yaitu :

1. Menentukan Produsen/ Distributor Obat Pertanian

Dalam bisnis ini anda tentunya akan diberikan dua pilihan yang harus anda pilih yaitu menjadi distributor resmi atau membuka kios penjualan obat pertanian resmi. Jika anda memilih menjadi distributor resmi, maka tentunya anda juga harus memiliki modal yang lebih dalam hal ini. Sebab modal tersebut di gunakan untuk membeli stok dari obat pertanian dalam jumlah yang banyak, membangun gudang penyimpanan, dan tak lupa anda juga memiliki kendaraan untuk mendistribursikan obat pertanian tersebut ke agen-agen atau ke kios-kios yang telah menjadi mitra anda. Namun, sebelum anda memulai usaha obat pertanian ini anda juga harus memiliki beberapa persyaratan dalam perusahaan anda yang tentunya di lengkapi dengan persyaratan sebagai berikut :
• Berbadan hukum PT/CV/UD/Koperasi.
• Memiliki surat izin.
• Mempunyai jaringan pemasaran.
• Memiliki kantor kerja.
Kemudian untuk menyakinkan konsumen bahwa anda merupakan agen resmi dari obat pertanian, maka anda harus memiliki surat izin usaha dagang dan surat perjanjian usaha dari distributor yang anda pilih tersebut. tujuan dari hal tersebut agar anda dipercaya oleh konsumen bahwa anda adalah agen resmi penjual obat pertanian dan hal ini juga memberikan tujuan agar produk yang anda jula tidak di curi orang lain.
Agar anda bisa menjadi distributor yang sukses, maka pilihlah distributor yang mampu memberikan harga yang murah tapi juga harus masuk akal. Perhatikan juga kualitas produk yang di jualnya. Jangan sampai anda menjadi agen dari ditributor yang produknya gagal dalam memenuhi kebutuhan konsumen.

1

2. Memilih Jenis-jenis Obat Pertanian

Ada berbagai jenis obat pertanian yang beredar di pasaran. Dan masing-masin produk tersebut memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda-beda. Anda harus pandai-pandai memiliki obat pertanian yang cocok untuk anda gunakan. Jangan sampai anda salah dalam menggunakan obat pertanian, sebab itu bisa mempengaruhi pertumbuhan dan kesuburanm dari tanaman anda. Anda juga harus berhati-hati dalam memiliki obat pertanian, karena sekarang telah banyak beredar obat pertanian palsu yang telah di jual di pasaran.

3. Mempelajari Ilmu Pertanian

Para konsumen yang ingin membeli obat pertanian tentunya ingin tahu informasi tentang cara terbaik menggunakan produk tersebut. Jika anda sebagai distributor obat pertanian, maka anda harus mampu memberikan informasi kepada konsumen mengenai obat pertanian yang anda jual. Jika anda mampu untuk memberikan informasi secara edukatif kepada konsumen, maka di jamin usaha anda berkembang dan menjadi tempat favorit mereka. oleh sebab itu, anda harus banyak belajar dari obat pertanian yang anda jual. Agar usaha yang anda lakukan bisa berkembang dengan baik sesuai dengan harapan anda.

4. Menerapkan Strategi Penjualan

Langkah terakhir yang mesti anda lakukan adalah melakukan berbagai strategi penjualan, diantaranya persaingan harga yang akan ditentukan, melakukan promosi usaha, dan juga cara penjualan produk. Strategi yang anda gunakan adalah anda harus bisa beradaptasi dengan kondisi pertanian dan daya beli di wilayah anda. Jika memang di wilayah anda memiliki lahan yang besar, maka anda bisa menjualnya dalam katong dan karung dengan ukuran tertentu. Tetapi jika lahan nya kecil, maka anda bisa menjualnya secara ecer.

Itulah beberapa yang mungkin bisa saya sampaikan untuk anda, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Jangan lupa di share juga ke teman atau ke orang lain yang membutuhkan. Terima kasih telah berkunjung di halaman kami.

loading...
Sukses Menjadi Distributor Obat Pertanian | penulis | 4.5